Jadi, aku menulis ini sebenernya terinspirasi sama salah satu Youtuber Indonesia, Agung Hapsah. Dimana Agung Hapsah juga terinspirasi oleh Deddy Corbuzier saat melakukan hal ini. Hmm, bisa dibilang inspo-ception lah ya. Deddy Corbuzier memutuskan untuk stop melakukan hal-hal yang bisa dibilang udah dia kuasai banget, kemudian mulai melakukan hal-hal yang nggak dia suka. At all. Seperti nge-host. Deddy melakukan hal yang nggak dia suka sama sekali ini sampai dia expert dibidang tersebut. Nah kemudian si Agung Hapsah terinspirasi dan melakukan hal-hal yang dia nggak suka sampai expert dihal tersebut.

Terus aku mikir. Eh selama ini aku gini lho! I hate household chores and everyday cooking. Benci banget. Sampai aku tuh emang nggak pernah nyapu karena alergi debuku parah, dan itu jadi alasan buat aku nggak pernah beres-beres. Pada dasarnya aku cuma males dan benci banget beres-beres rumah, cuci piring cuci baju, apalagi setrika! Bukannya sombong, aku mending disuruh hal lain. Benci sebenci-bencinya sama kerjaan rumah.

Tapi apa yang terjadi setelah menikah…. aku coba pelan-pelan melakukan hal yang aku benci itu. Dari masak yang gampang-gampang dulu, kemudian meningkat ke hal-hal lain. Terus, aku coba hal lain yang aku benci. Stay di rumah.

Lalu Apa Sih yang Aku Dapet?

Ternyata, aku merasa lebih menghargai hal-hal kecil. Lebih menghargai kehadiran orang-orang yang sayang sama aku. Dan satu lagi yang penting, lebih menghargai uang.

Padahal simple banget kan yang aku lakukan kayak cuman masak, belanja ke pasar, beres-beres rumah gitu tapi kenapa efeknya bisa gitu ya?

Karena sih menurutku, kita jadi melihat apa yang selama ini kita sepelekan. Ternyata nggak mudah lho menjalani hal yang kita nggak suka itu. Dan ternyata hal itu juga nggak seburuk yang kita kira atau malah bermanfaat banget. Contohnya aku yang cuma ngerjain printilan itu tapi dapet sesuatu yang insightful kan.

Saat kita bekerja di luar terus resign, paling seminggu juga orang kantor udah biasa aja tanpa ada kita. Tapi coba bayangin keluarga, kalau kita nggak ada bakal selalu kangen. Itulah yang aku dapat saat mencoba stay at home. Jadi menghargai orang-orang sekitar aku terlebih keluarga. Karena mereka emang tempat berlindung yang akan selalu nerima kita.

Terus masak.. tau gak apa yang aku dapat dari masak-masak ini? Ternyata perjuangan Ibu tuh berat ya. Masakin susah-susah terus anaknya gasuka. Tapi selalu mencoba cara lain sampai anaknya mau makan masakannya. Bahkan sampe baca resep kiri kanan. Pokoknya mau anaknya sehat dan gak jajan aneh-aneh. Jadi merasa bersalah sama Mama. Ternyata gak gampang nyiapin menu beda-beda tiap hari. Aku juga lebih menghargai tukang sayur di pasar dan tentu aja menghargai uang. Yang jelas aku sekarang jarang nawar, dan lebih concern sama mereka yang jual local products di pasar.

Pendewasaan Diri Lewat Hal Sepele

Itu tadi salah satu efek super positif yang aku dapatkan dari mencoba melakukan sesuatu yang kita benci sampai mahir atau seenggaknya jauh lebih baik lah skill-nya daripada sebelumnya. Aku jadi ketagihan untuk mencoba hal-hal baru. Terutama hal-hal yang males atau benci banget aku lakukan.

Ternyata proses pendewasaan diri itu nggak harus dengan keliling dunia. Bisa mulai dari melakukan hal-hal kecil yang dulu kita sepelekan. Bisa mulai dengan melihat lebih dekat hal-hal sekitar..

Yang jelas saat jadi orang tua, kamu akan merasakan banyak hal baru. Hal-hal yang bahkan baru pertama kali kamu lakukan dan mungkin nggak pernah kamu bayangkan. Apa yang kamu lakukanbakal sebanding kok dengan yang kamu dapat. Jadi jangan ragu untuk mencoba hal-hal baru. If you never try, you will never know kan?

Hmm, coba apa lagi ya?

 

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *